Rayakan Record Store Day Dengan Mendengarkan Kolaborasi Saleh Husein dan Hans Sabarudin

W_Music
22.04.18

Rayakan Record Store Day Dengan Mendengarkan Kolaborasi Saleh Husein dan Hans Sabarudin

Free download kolaborasi Andi “Hans” Sabarudin dan Saleh “Ale”Husein dalam rangka Record Store Day 2018.

by Muhammad Hilmi

 

Kami memiliki sebuah kebiasaan yang sering kami lakukan di kantor, menyusun list favorit kami dari bidang tertentu. Ketika suatu hari topiknya menyasar list gitaris favorit, ada dua nama yang cukup seragam diantara pilihan kami. Nama “Saleh Husein” dan “Andi ‘Hans’ Sabaruddin” beberapa kali muncul.

Ada berbagai alasan yang mendasari pilihan tersebut, tapi pada intinya kami, mengagumi gaya sekaligus pendekatan dua sosok tersebut dalam bagaimana mereka memainkan gitar. Keduanya bukan virtuoso (meskipun saya yakin, bisa saja mereka menjadi virtuoso kalau mereka mau), akan tetapi dengan track record yang telah mereka jalani, mereka mampu memberikan faset-faset yang berbeda dari gitar sebagai laras suara. Lebih dari sekedar petikan senar dan pergantian kord.

Mereka dengan cakap menunjukkan karakter personal pada permainannya, tetapi selalu terpadu dengan unit dan lagu dimana mereka bermain. Dengan semua alasan itu, maka sebenarnya episode pertama Notasi yang menyilangkan Ale dan Hans hampir terasa sebagai sebuah delusi.

Ketika akhirnya kami mampu merealisasikan kolaborasi ini, Ale dan Hans ternyata memiliki banyak hal yang dengan mudahnya meruntuhkan segala ekspektasi kami yang terlanjur tinggi terhadap kedua sosoknya. Keduanya membuat prosesi rekaman live tanpa latihan sekalipun tampak begitu mudah dilakukan. Tanpa banyak aba-aba, hanya beberapa kode mata, Ale dan Hans menciptakan lagu per lagu dengan mulus, bahkan sering diselingi tawa. Pembagian peran dalam kolaborasi juga berlangsung dengan instan, namun justru bertepatan satu sama lain: Hans yang membangun struktur dan alur lagu, Ale bermain-main dengan melodi di atasnya.

Hasilnya, bisa didengar pada jajaran track di episode pertama Notasi ini. Terkadang, kolaborasi keduanya terdengar nyaris-nyaris post-rock, hampir-hampir avant-garde electronik di track yang lain, hingga menyerempet jazz ringan di lagu lainnya. Area-area yang sebenarnya sama sekali di luar ambisi proyek ini, namun justru menjadi kejutan-kejutan menyenangkan. Sebuah hal yang kami harap juga bisa Anda alami dalam pengalaman mendengarkan album ini.

whiteboardjournal, logo