Film “Anon” Menawarkan Isu Privasi Dunia Maya Sebagai Inti Cerita

Film
27.04.18

Film “Anon” Menawarkan Isu Privasi Dunia Maya Sebagai Inti Cerita

Apa jadinya jika kehidupan dan kenangan dari setiap orang diawasi dan dicatat oleh pemerintah setiap saat?

by Whiteboard Journal

 

Teks: Carla Thurmanita

Foto: Screen Anarchy

Apakah masih ingat episode di season keempat dari serial Black Mirror, “Crocodile” yang mana sang karakter di dalamnya melakukan suatu pembunuhan dan lalu mencoba untuk menghentikan sebuah perusahaan asuransi memindai ingatan miliknya? Kali ini film bergenre sci-fi produksi Netflix selanjutnya akan membawa konsep tema yang serupa. Film berjudul “Anon” yang disutradarai oleh Andrew Niccol ini akan menawarkan satu dunia di mana kehidupan dan kenangan tiap orang diawasi dan dicatat oleh pemerintah setiap saat. Sistem seperti ini yang lalu memberikan kemudahan bagi pekerjaan sang karakter utama, seorang detektif bernama Sal Friedland (Clive Owens) – namun kemudahan itu berhenti ketika ia bertemu seorang wanita muda (Amanda Seyfried) yang tidak tersentuh oleh pindaian pemerintah, dan dirinya mulai meretas pikiran Sal – mengacaukan pemikirannya akan perbedaan realitas dan dunia simulasi.

Andrew mengatakan bahwa konsep data dan kontrol memang menjadi pikiran utamanya saat membuat film ini. “Alasan saya membuat film ini adalah karena saya selalu ingin membuat film tentang privasi dan fakta. Tidak pernah ada usaha untuk menjaga sebuah privasi, karena kami sudah kalah – kami menyerahkan privasi kami tanpa perlawanan hanya demi kenyamanan,” dilansir dari wawancaranya dengan Entertainment Weekly.

Film “Anon” memang seakan tiba pada waktu yang sangat tepat, di mana pmbicaraan tentang bagaimana perusahaan media sosial bisa menjarah dan menjual data penggunanya – seakan film ini merupakan tanggapan sang sutradara  atas skandal Facebook dan Cambridge Analytica. Film “Anon” mengambil ide dystopian ini, tetapi dengan cara lebih realistis. Penonton dapat mulai streaming film tersebut di Netflix pada tanggal 4 Mei mendatang.

whiteboardjournal, logo