USS Feed Mengusung Tema “Analog in a Digital World” dalam Acara yang Menggabungkan Musik, Seni dan Loka Karya

Music
09.04.21

USS Feed Mengusung Tema “Analog in a Digital World” dalam Acara yang Menggabungkan Musik, Seni dan Loka Karya

USS Feed menggunakan handycam dalam penggarapan IDGAF agar menguatkan unsur analog pada acara tersebut.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Daniet Dhaulagiri
Foto: USS Feed

Setelah sebelumnya sempat hadir meramaikan penghujung tahun 2020 dengan suguhan penampilan musik dari berbagai musisi melalui beberapa platform media, USS Feed tahun ini kembali menghadirkan I Don’t Give A Fest (IDGAF) untuk menghibur aktivitas kita semua yang sedang banyak mengerjakan berbagai macam hal dari rumah, berlangsung mulai 1 April 2021 sampai 10 April 2021.

IDGAF tahun ini mengusung tema “Analog in a Digital World”, sang pengarah visual, Anton Ismael sempat menjelaskan mengapa mereka memilih tema yang membahas perihal analog, “Saya yang hidup di dua era, analog dan digital melihat sebuah proses yang cukupsignifikan. Proses analog itu adalah proses-proses di mana kita menghargai proses melihat, proses berpikir, proses berkreasi, dan kalau bisa saya tarik simpulkan bahwa kita menghargai setiap momen dengan lebih baik,” ucap Anton.

Proses penggarapan dengan handycam merupakan sebuah upaya agar nuansa era analog terasa kuat dalam berlangsungnya acara, hal tersebut akan memberi suguhan yang cukup menarik saat penonton menyaksikan penampilan musik dari para musisi yang tampil. Nama-nama seperti Sore, Tuan Tigabelas, Laze, dan Petra Sihombing adalah beberapa musisi yang turut meramaikan rangkaian acara IDGAF yang dihelat USS Feed.

Selain menyuguhkan hiburan musik, USS Feed juga memboyong beberapa seniman di antaranya ada Shane Tortilla yang berkolaborasi dengan Wacky, membuat sebuah karya grafiti yang bisa disaksikan langsung prosesnya oleh para penonton dari rumah masing-masing. Selain aksi dari seniman, USS Feed juga menjadikan loka karya sebagai rangkaian dari IDGAF. 

Beberapa sesi loka karya di IDGAF yakni dipandu oleh Street Vision dan Hardthirteen. Street Vision sendiri mengisi loka karya mengenai cara reworked pakaian yang sudah tidak digunakan, digabungkan dan memberi nilai baru untuk produk tersebut. Sementara Hardthirteen memandu loka karya tentang custom shoe, memberikan cara-cara memberi detail baru atau warna yang ingin ditambahkan pada sepatu kita, khususnya jika memiliki sepatu putih polos.

Saksikan keseruan IDGAF yang diselenggarakan oleh USS Feed dengan mengklik tautan berikut ini.whiteboardjournal, logo