Menjadi Versi Lebih Sederhana dari Youtube, Shorts Siap Saingi TikTok

Media
15.07.21

Menjadi Versi Lebih Sederhana dari Youtube, Shorts Siap Saingi TikTok

Saingi TikTok, Youtube rilis platform media berbasis video singkat di lebih dari 100 negara.

by Whiteboard Journal

 

Teks dan Cover: Shadia Kansha

Siapa sih yang tidak mengenal TikTok? Media Sosial yang berhasil memviralkan berbagai musik, busana, dan gerakan tersebut telah menjadi pusat kultur pop jaman sekarang. Dengan kesuksesan yang diraup oleh TikTok, tentunya banyak yang berusaha untuk menyainginya. Salah satu diantaranya adalah sesepuh platform media berbasis video, Youtube. 

Youtube baru-baru ini meluncurkan versi beta dari ekspansi platform mereka yaitu Shorts. Setelah merilis lebih awal di India sejak September tahun lalu dan di Amerika Serikat bulan Maret lalu, platform tersebut juga baru-baru ini menyebarkan versi beta mereka ke negara-negara Amerika Latin, Kanada, dan Perserikatan Inggris. 

Sekarang, platform saingan TikTok tersebut menyebar ke lebih dari 100 negara di dunia (dalam kata lain, negara-negara yang memiliki Youtube). Apa saja sih fitur-fitur yang ditawarkan oleh platform tersebut?

Sumber: Music Business World

Selain menambahkan fitur untuk menambahkan teks pada beberapa titik dalam video, pengguna juga dapat menambahkan caption pada video, menambahkan video dari galeri, dan juga menggunakan filter-filter untuk mempercantik warna video. 

Dalam peluncuran versi beta-nya, Youtube Shorts didukung oleh 250 label dan publisher, termasuk Universal Music Group (dan label-label dibawahnya), Sony Music Entertainment dan Publishing, Warner Music Group, dan lain sebagainya.

Global Product Manager dari Youtube Shorts mengungkapkan bahwa Shorts diciptakan untuk menjadikan proses membuat video menyenangkan.whiteboardjournal, logo