OpenAI Luncurkan “DALL-E 2” Sistem Artificial Intelligence yang Dapat Ciptakan Gambar Sesuai Deskripsi Teks

Media
07.06.22

OpenAI Luncurkan “DALL-E 2” Sistem Artificial Intelligence yang Dapat Ciptakan Gambar Sesuai Deskripsi Teks

Artificial intelligence based system “DALL-E 2” dari OpenAI mungkinkan pengguna untuk mencari dan membuat gambar spesifik sesuai perintah teks.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Inaya Pananto
Foto: OpenAI

Tech company berbasis di San Fransisco, California, OpenAI memperkenalkan sistem text-to-image ciptaan mereka pada Januari 2021 lalu. Sistem yang mereka kembangkan adalah skema AI yang dapat mengubah sebuah teks ke dalam bentuk foto yang realistis sesuai dengan apa yang telah dipelajari melalui photo-labeling smart technology. Perkembangan terakhir dari teknologi mereka ini diberi nama “DALL-E 2” dengan keunggulan dapat menciptakan gambaran foto yang lebih realistis dengan resolusi empat kali lebih besar.

DALL-E 2 dapat mengubah karangan teks sederhana ke dalam bentuk foto atau gabungan dari beberapa foto sesuai dengan isi teks menggunakan teknologi artificial intelligence. Sistem ini dapat secara langsung mengedit atau menambahkan komponen baru ke dalam sebuah foto sesuai dengan perintah yang dimasukkan di dalam teks. Contohnya, jika dalam teks dituliskan “monyet menaiki sepeda” maka DALL-E 2 akan langsung mencari gambar yang menunjukkan foto monyet menaiki sepeda. Tidak berhenti di situ, DALL-E 2 juga dapat secara otomatis menciptakan gambar baru atau kombinasi yang mungkin belum pernah ada sebelumnya. Jika dalam perintah tertulis “beri Mona Lisa rambut gaya mohawk”, your wish is their command, DALL-E 2 dapat langsung mengedit foto Mona Lisa dan memberikannya gaya rambut mohawk.

Alterasi foto Mona Lisa melalui teknologi DALL-E 2. (Foto: OpenAI)” credit=”

Sistem AI ini diciptakan dengan training neural network menghubungkan data teks dengan gambar. Melalui pembelajaran ini, DALL-E 2 dapat mengkategorikan banyak objek beserta nama-namanya dan juga hubungannya dengan objek-objek lain. Pihak OpenAI menjelaskan, “DALL-E 2 menggunakan proses yang disebut ‘difusi’ untuk mengidentifikasi hubungan antara objek atau foto dengan tulisan yang mendeskripsikannya. Dimulai dengan titik-titik acak yang kemudian secara perlahan terbentuk menjadi sebuah pola spesifik ketika mengenali aspek spesifik dari gambar.”

OpenAI juga mengatakan bahwa maksud tujuan dari diciptakannya DALL-E 2 adalah memastikan bahwa perkembangan teknologi di bidang artificial intelligence dapat memberi keuntungan bagi manusia. Harapan mereka adalah dapat menyemangati dan mengakomodasi orang-orang yang ingin mengekspresikan diri mereka secara kreatif tanpa batasan. 

Meskipun niat dari OpenAI adalah untuk kebaikan berlangsungnya kehidupan manusia modern dengan teknologi, jenis teknologi pintar seperti ini tetaplah sebuah sistem yang riskan dari segi keamanan terutama jika digunakan tanpa rasa tanggung jawab dari pemakainya. Sebagai upaya pengamanan pertama, OpenAI telah menghilangkan semua foto-foto eksplisit dari training dasar data sistem DALL-E 2.

Terus pantau perkembangan teknologi artificial intelligence dan bagaimana teknologi ini dapat memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Karena kemajuan teknologi adalah salah satu aspek kunci dalam kemajuan kehidupan manusia, tinggal cara kita memakainya lah yang akan menentukan baik atau buruk dampaknya.whiteboardjournal, logo