Lagu “Africa” Milik Toto Akan Diputar Selamanya di Gurun Pasir Afrika

Art
17.01.19

Lagu “Africa” Milik Toto Akan Diputar Selamanya di Gurun Pasir Afrika

Penghormatan atas lagu terfavorit di ranah internet.

by Ghina Sabrina

 

Foto: Max Siedentopf

Jika dapat memilih satu lagu yang dapat diputar selamanya, lagu “Africa” milik band Toto mungkin tidak akan terbesit di benak kebanyakan orang. Lagu yang dirilis pada tahun 1982 lalu memang disebut sebagai lagu terfavorit di ranah internet, dengan 442 juta penonton video klip di YouTube dan jumlah pendengar yang bertambah dua kali lipat di layanan musik Spotify pada tahun ini. Namun ternyata seorang seniman telah mengapresiasi lagu ikonik tersebut dengan cara yang lebih literal, yaitu dengan memainkan trek “Africa” di Afrika.

Terletak di gurun pasir tertua di dunia, Namib, instalasi “Toto Forever” milik Max Siedentopf akan memainkan trek tersebut untuk selamanya. Untuk instalasinya, seniman keturunan Namibia-Jerman tersebut menggunakan 6 pasang speaker yang disambungkan ke MP3 player dan telah diatur untuk hanya memainkan lagu “Africa” secara berulang tanpa henti. Instalasi tersebut pun menggunakan energi solar agar dapat terus bekerja tanpa perlu campur tangan manusia untuk kelanjutannya.

Lewat instalasinya, Siedentopf secara langsung menunjukkan penghormatan pada lagu “Africa” karena Toto telah berhasil membuat lagu yang dapat dimengerti dan disukai oleh semua orang. Akan tetapi, jangan berharap untuk dapat menyaksikan instalasi ini secara langsung, karena Siedentopf dengan sengaja telah membuatnya susah ditemukan – baik untuk para fans maupun otoritas Namibia. whiteboardjournal, logo