Melihat Film dan Serial TV Korea Selatan yang Kian Populer, Netflix Melipatgandakan Investasinya Hingga 9,8 Triliun Rupiah

Film
14.01.21

Melihat Film dan Serial TV Korea Selatan yang Kian Populer, Netflix Melipatgandakan Investasinya Hingga 9,8 Triliun Rupiah

Investasi ini ditujukan untuk memperbanyak K-content yang telah populer secara global.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Ratu Intan Mutia
Foto: Hypebeast

Pastinya, bagi yang berlangganan layanan streaming Netflix sudah tidak asing lagi dengan “Okja” atau “Sweet Home”. Film dan serial TV asal Korea Selatan tersebut memang sedang mencapai masa jayanya dengan menghadirkan plot maupun sinematografi yang segar untuk para penonton di masa pandemi. Tengah membangun popularitasnya, Netflix pun berencana mengeluarkan anggaran sebesar 700 juta USD atau sekitar 9,8 triliun IDR. Investasi Netflix pada K-content ini pun sangat di luar dugaan dan ternyata mengalahkan pengeluaran di tahun 2019 yang juga sudah cukup besar, yaitu 300 juta USD atau 4 triliun IDR. 

Mulanya, Netflix Entertainment Korea didirikan pada September 2020 dengan rencana mengoperasikan studio pembuatan konten pada bulan Maret. Ternyata, Netflix memasuki industri media Korea Selatan dengan 3,62 juta pelanggan. Lebih dari itu, daya tarik dari K-content pun ternyata meluas secara global dan membuat Netflix menjadi lebih fokus pada pembuatan konten yang lebih orisinal.

Netflix mulai memberikan perhatiannya ketika film “Okja” karya Bong Joon Ho sukses besar pada tahun 2017 dengan investasi sebesar 54 juta USD atau 762 miliar IDR. Sejak itu, Netflix telah memproduksi 70 film dan acara dengan perusahaan produksi Korea Selatan. Konten-konten tersebut termasuk “Kingdom”, “Crash Landing on You”, “Itaewon Class”, maupun “Start-Up” yang tentunya sudah akrab di telinga pelanggan layanan streaming berbayar ini. 

Dengan jaminan basis penonton yang lebih besar dan dukungan biaya produksi yang juga besar, pastinya industri film Korea Selatan memiliki harapan besar untuk terus bertahan di masa pandemi. Kini, Netflix telah menjadi nama nomor satu untuk hiburan di Korea Selatan dengan 80 hingga 100 promosi produksi setiap minggunya. Meskipun begitu, nama besar ini bisa saja menciptakan krisis untuk platform lokal tradisional, seperti teater dan terrestrial broadcaster. whiteboardjournal, logo