Konser Tanpa Social Distancing dari Primavera Dinyatakan Sukses

Music
20.01.21

Konser Tanpa Social Distancing dari Primavera Dinyatakan Sukses

Konser uji coba dengan protokol kesehatan yang ketat ini membuka jalan bagi kembalinya konser musik live.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Ratu Intan Mutia
Foto: Dazed

Desember lalu, Primavera Sound menyelenggarakan sebuah non-socially distanced gigs di tempat berkapasitas 1600 orang yang mengundang lebih dari 1000 penonton ke Barcelona, Spanyol. Meskipun tidak menerapkan social distancing saat menonton, pihak festival memastikan para pengunjung melakukan rapid test dan harus mengembalikan hasil tes negatif sebelum masuk. Sejauh ini, hasil dari percobaan tersebut ternyata menumbuhkan secercah harapan untuk dapat kembali menyelenggarakan konser musik live selama pandemi COVID-19. 

Dijuluki PRIMACOV, uji coba non-socially distanced gigs ini tidak menghasilkan tingkat infeksi. Dari 1000 pengunjung, sebanyak 463 orang menghadiri pertunjukan dan 496 orang ditempatkan dalam control group yang tidak memiliki akses ke tempat tersebut. Pada hari dimana konser diselenggarakan, semua peserta mengikuti rapid test sebelum delapan hari kemudian kembali untuk tes lanjutan. Hasil dari tes ini pun ternyata tidak ada hasil positif pada kelompok yang hadir ke pertunjukan. Sedangkan yang berada di control group hanya dua orang yang memiliki hasil tes positif. 

Uji coba PRIMACOV diselenggarakan bersama Trias Rumah Sakit di Barcelona serta Yayasan Pemberantasan AIDS dan Penyakit Menular. Studi ini sendiri dilakukan Boris Revello dan Josep M Llibre. Mereka percaya bahwa langkah-langkah yang diambil dapat dengan mudah diterapkan di pertunjukan lain. “Attending a live music concert staged with a series of security measures that included a negative antigen test for SARS-CoV-2 done on the same day was not associated with an increase in COVID-19 infections,” kata Revello dan Llibre. “Hopefully this data will pave the way to save live concerts during the COVID pandemic.

Dengan adanya hal ini, masa depan konser live menjadi sedikit lebih cerah dan ternyata PRIMACOV bukan satu-satunya yang berhasil. Tes terbaru yang dilakukan sebuah konser indoor di Jerman terhadap penularan COVID-19 juga membuahkan harapan. Setelah acara tersebut, para peneliti mengatakan risiko penyebaran virus di tempat-tempat yang mengikuti protokol ketat adalah “rendah ke sangat rendah”. Selain itu, banyak juga uji coba mengenai sistem ventilasi baru untuk memusnahkan 99,99% patogen berbahaya di udara dalam gedung atau penggunaan smartphone untuk mengonfirmasi status vaksin pengunjung.

Usaha-usaha untuk kembali menghidupkan konser musik live ini patut dihargai meskipun mungkin “masih jauh” untuk memutuskan apakah tahun ini hal tersebut dapat terjadi tanpa hambatan. Setidaknya, uji coba yang dilakukan para penyelenggara konser musik ini memberikan harapan pada kita bahwa suatu hari nanti semua dapat kembali seperti sediakala. whiteboardjournal, logo