Quick Review: Naked Lunch

Film
11.12.17

Quick Review: Naked Lunch

Dalam keadaan halusinasi, William Lee percaya bahwa dirinya adalah seorang agen rahasia di dunia serangga.

by Febrina Anindita

 

Teks: Ibrahim Soetomo
Foto: MUBI

“Naked Lunch” merupakan film adaptasi novel William S. Burroughs dengan judul yang sama. Film ini menceritakan seorang agen pembasmi serangga, William Lee, yang mengalami kehidupan serba aneh semenjak ia kecanduan insektisida. Setiap kali ia halusinasi akibat zat pembunuh serangga tersebut, ia percaya bahwa dirinya adalah seorang agen rahasia di dunia serangga yang bekerja untuk sesosok alienoid bernama Mugwump.

Seperti bukunya, film ini membawa penonton ke dunia halusinasi. David Cronenberg berhasil membuat visualisasi dari dunia William S. Burroughs yang gelap dan janggal, mulai dari mesin ketik yang berubah menjadi serangga, hingga alien yang membicarakan homoseksualitas, merupakan adegan yang tentunya menyeramkan. Penonton juga disuguhkan nuansa Kafka di mana situasi yang menyeramkan seakan tidak ada akhirnya.

Peter Weller berhasil memerankan sosok William S. Burroughs yang khas, dingin dan hampir tanpa ekspresi. Seperti sosoknya pula, film ini tidak memiliki dinamika emosi. Mood yang dihadirkan dingin, datar dan pucat, sehingga, beberapa adegan akan terasa membosankan. Penggemar berat William S. Burroughs mungkin tidak akan sepenuhnya puas, karena film ini tidak hanya diadaptasi dari bukunya saja, tapi juga beberapa kejadian di kisah hidup William S. Burroughs.

Quick Review Naked Lunch: 3.5/5

Naked Lunch (1991)
Sutradara: David Cronenberg
Sinopsis: William Lee merupakan seorang agen pembasmi serangga yang kecanduan serbuk insektisida. Dalam keadaan halusinasi, ia percaya bahwa dirinya adalah seorang agen rahasia di dunia serangga.whiteboardjournal, logo

Tags