Grup Musik Senyawa Merilis Teaser Album Mendatangnya, “Sujud”

Music
19.09.18

Grup Musik Senyawa Merilis Teaser Album Mendatangnya, “Sujud”

Album akan dirilis melalui Sublime Frequencies tanggal 2 November mendatang.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Winona Amabel

Foto: The Jakarta Post

Meski seringkali disebut sebagai grup musik kontemporer, Senyawa tidaklah menyuguhkan musik kontemporer biasa. Duo yang dibentuk di Yogyakarta tahun 2010 ini menyajikan hibrida musik eksperimental dengan sentuhan tradisional neo-tribal, mendorong batas-batas antara keduanya. Tentu kekhasan Senyawa tidak lepas dari kedua anggotanya Wukir Suryadi dan Rully Shabara. Wukir memainkan instrumen-instrumen yang beberapa di antaranya ia buat sendiri, sementara Rully mengeksplorasi bagian vokal. Kekhasan musikal serta kualitas mereka telah mengantarkan Senyawa bermain di Asia, Australia, dan Eropa serta berkolaborasi dengan musisi mancanegara seperti Stephen O’Malley, Charles Cohen, Kazuhisa Uchihashi, dan banyak nama lainnya.

Sebelumnya Senyawa telah merilis sejumlah EP, live albums, dan beberapa studio album seperti “Acaraki” pada tahun 2014, “Menjadi” pada tahun 2014, dan terakhir “Brønshøj (Puncak)” tahun 2016. Setelah berselang dua tahun, tanggal 2 November mendatang Senyawa akan merilis studio album baru dengan titel “Sujud”. Sebagai perkenalan awal, melalui akun Soundcloud dari label Sublime Frequencies yang bekerja sama untuk proyek terkait, mereka merilis satu rekaman berisi teaser untuk masing-masing lagu yang akan berada di dalam album tersebut.

Berdasarkan Sublime Frequencies, satu benang merah yang menjadi basis tema dari album “Sujud” adalah Tanah, yang didasari pada nilai kekhusyukan dan penghargaan terhadap tanah, bumi, dan daratan, serta eksistensinya di dalam alam semesta. Dari cuplikan ini, Senyawa banyak bereksperimentasi dengan berbagai corak suara modern dari bebunyian folk metal hingga gaya punk, dan interpretasi aural dari nuansa mistisisme dan folklore Indonesia. Rully Shabara pun terdengar akan menjelajahi potensi suara yang dapat dikeluarkan oleh jiwa maupun fisik manusia, melalui gumaman syairnya, dengungan, lolongan, hingga pekikannya.

Cuplikan berdurasi satu menit ini memang cukup membangkitkan ekspektasi dan membuat pendengarnya menunggu-nunggu bagaimana Senyawa akan menyingkap penjelajahan teritori baru melalui “Sujud”.

Album sudah bisa dipesan sekarang via Sublime Frequencies dalam bentuk LP, CD hingga MP3.whiteboardjournal, logo