Desainer Peter Do Meluncurkan Debut Menswear sekaligus Menghadirkan Jeno NCT

Fashion
22.09.22

Desainer Peter Do Meluncurkan Debut Menswear sekaligus Menghadirkan Jeno NCT

Selain mengangkat ikon K-Pop di dunia fashion untuk pertama kalinya, Do juga memperkenalkan artikel khasnya yang sekaligus memperluas sense fashion pakaian pria. 

by Whiteboard Journal

 

Teks: Adinda R. Syam
Foto: Twitter/@cafewindows

Sulit dipercaya bahwa butuh waktu lama untuk K-Pop Star bisa menjadi cameo di New York Fashion Week. Meskipun kita tahu bahwa member girlband BLACKPINK atau boyband BTS telah berada di barisan depan maison utama selama beberapa musim terakhir. Namun, tetap baru kali ini, diprakarsai Peter Do sebagai yang pertama menggunakan ikon K-Pop, Lee Jeno dari boyband NCT mengenakan fashion item-nya.

Sementara penampilan ini tampaknya bertentangan dengan hubungan Do dengan selebriti. Keputusan desainer tersebut untuk bergabung dengan label pop raksasa memiliki resonansi pribadi. Dengan mengangkat K-Pop Star ini, Do memberikan catatannya terkait nostalgia ketika mendengarkan lagu Girls’ Generation di bus dalam perjalanan ke sekolah. Bahkan bercerita ketika mereka memulai merek tersebut, mereka mendengarkan Red Velvet berulang-ulang sembari membangun furniture studio.

Do juga memperkenalkan artikel khasnya yang sekaligus memperluas sense fashion pakaian pria. Seperti halnya bagian bahu yang lebar, pinggang yang meruncing, model yang menampilkan maskulinitas, dengan sepatu boots, pleated skirt, overblow blazer, dan leather trouser hingga pergelangan kaki. 


Dalam postingan yang diunggah ke Instagram sebelum pertunjukan, Do merefleksikan timewarp yang ia alami setelah ayahnya meninggal. Sehingga hal ini memberi makna baru yang besar padanya untuk menjahit dan menciptakan kesan “anak-anak” pada pakaian kerja orang tua mereka.

Jaket backless dengan ikat pinggang, side-slit trousers, rok dengan dua sisi knife-belt yang asimetris, trench coats yang menyentuh lantai, starchy shirt-dresses, hingga massive messenger bags. Item-item inilah yang mampu menyerbu lantai 59 gedung tinggi di New York. 

Debut ini seakan menyambut orang-orang dari segala “shape” dan ukuran mereka ke dalam fashion-nya. Pada titik ketika pakaian gender mulai terasa lelah, debut Do menjadi standar default fashion di masa depan.

whiteboardjournal, logo