Limbah Menjadi Bahan Utama H&M untuk Edisi FW20

Fashion
23.11.20

Limbah Menjadi Bahan Utama H&M untuk Edisi FW20

H&M berpartisipasi menjaga lingkungan melalui edisi FW20 yang menjadikan limbah sebagai bahan utamanya.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Daniet Dhaulagiri
Foto: Hypebae

Krisis iklim sudah menjadi perbincangan yang cukup diperhatikaln oleh banyak kalangan, dari anak kecil yang masih sekolah, hingga segelintir orang dewasa, terlebih semenjak Greta Thunberg, seorang aktivis lingkungan muda kerap meneriakkan isu ini.

Hal-hal tadi adalah salah satu pertimbangan bagi merek fast fashion terkenal yakni H&M berpartisipasi untuk sadar akan dampak perusahaannya terhadap lingkungan. Maka pada edisi FW20 ini mereka merilis artikel untuk perempuan dan pria dari bahan utama limbah yang sustainable. Mereka membuat jacquard kuning dan bisa digabungkan dengan  gaun untuk dalam berbagai warna; dari hitam, kuning, dan hijau yang lembut, dan beberapa diberi motif floral.

Sementara untuk pakaian pria, H&M membuat jas, tuksedo, kemeja, dan jaket jacquard kuning. Tidak hanya pakaian, mereka juga membuat beberapa aksesori yang tentunya hasil dari daur ulang; kaca mata hitamnya terbuat dari bahan yang sebagian dari limbah biomassa, lalu ada kalung choker, anting, klip sepatu. Hal terakhir yang melengkapi koleksi FW20 H&M dan cukup menjadi bahan perhatian yakni pembuatan sepatu dari VEGEA ™, sebuah sepatu kulit vegan yang terbuat dari limbah produksi anggur.

Koleksi H&M Conscious Exclusive akan tersedia online pada tanggal 3 Desember.whiteboardjournal, logo