Fotografi Inframerah

Art
25.02.18

Fotografi Inframerah

Kate Ballis, seorang fotografer dari Melbourne, Australia meluncurkan sebuah karya serial fotografinya yang bertemakan “Infrared Realism”.

by Febrina Anindita

 

Teks: Vania Almira
Foto: Dezeen

Kate Ballis, seorang fotografer dari Melbourne, Australia meluncurkan sebuah karya serial fotografinya yang bertemakan “Infrared Realism”, di mana ia merepresentasikan bangunan-bangunan ternama di Palm Spring pada era mid-century melalui foto yang disajikan dalam warna-warna hyper-saturated. Dengan menggunakan mirrorless camera, ia mengkonversikan kamera tersebut ke dalam bentuk full spectrum dan menambahkan filter inframerah, yang dapat menghasilkan gambar yang cukup surealis dengan warna kemerahan, ungu, dan pink.

Sebenarnya, karya ini telah digarapnya semenjak Febuari 2017 selama kunjungannya ke Modernism Week di Palm Spring. Adapula inspirasi ini muncul melalui ketertarikannya terhadap karya ikonik milik Slim Aarons yang banyak menggambarkan kehidupan para kaum jetsetter Hollywood. Ide ini kemudian ia terapkan untuk menangkap beberapa modernist architecture terkenal, seperti Kaufmann House, Twin Palms Estate, Swiss Miss House, Palm Springs Tennis Club, dan The Parker Hotel yang juga telah menjadi sasaran objek beberapa fotografer terkenal.

Di dalam karya “Infrared Realism” ini, Ballis juga menyajikan beberapa foto yang cenderung close-up untuk menekankan beberapa detail, seperti refleksi pada kaca mobil, bayangan pohon, dan pola-pola batu bata. Lewat karyanya ini, Ballis mengaku bahwa proses fotografi inframerah ini dapat mentransformasikan sesuatu yang tak terlihat oleh mata menjadi lebih terlihat.whiteboardjournal, logo