Google Chrome Ungkap Rencana Memblokir Unduhan yang Tidak Aman

Media
16.02.20

Google Chrome Ungkap Rencana Memblokir Unduhan yang Tidak Aman

Pemblokiran dilakukan secara bertahap, dimulai dengan perilisan Google Chrome 82 bulan April mendatang.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Avicena Farkhan Dharma
Foto: PhoneWorld

Google Chrome mengungkapkan rencana untuk secara bertahap memperingatkan pengguna mereka soal unduhan yang “tidak aman”, hingga akhirnya memblokirnya secara langsung pada beberapa bulan mendatang. Pasalnya, file yang diunduh secara “tidak aman” sangat berisiko bagi keamanan dan privasi pengguna. Misalnya, program yang diunduh secara tidak aman dapat ditukar dengan malware oleh attackers dan penyadap bisa membaca bank statements pengguna.

“Hari ini kami mengumumkan bahwa Chrome akan secara bertahap memastikan bahwa laman (HTTPS) hanya bisa mengunduh file yang aman,” ucap Joe DeBlasio dari Chrome Security Team. Diawali dengan Chrome 82 yang dijadwalkan rilis bulan April, Chrome akan memperingatkan pengguna jika mereka hendak mengunduh sebuah konten yang dinilai tidak aman, kemudian, ketika versi Chrome 83 diluncurkan, unduhan-unduhan tersebut akan diblokir.

Secara bertahap, file berbentuk PDF dan doc. akan mendapatkan peringatan di Chrome 84, dengan file teks, audio, foto, dan video menyusul di Chrome versi 85. Setelah dikembangkan secara gradual, semua konten unduhan yang tidak aman akan diblokir pada versi Chrome 86. Untuk saat ini, Google menargetkan versi tersebut untuk rilis pada bulan Oktober 2020. “Di masa mendatang, kami berharap untuk melarang seluruh unduhan tidak aman di Chrome secara lebih jauh,” tambah DeBlasio, dikutip dari The Verge. Kebijakan baru ini juga akan hadir pada Chrome versi Android dan iOS, namun belum ada jadwal pasti soal perilisan versi mobile tersebut.whiteboardjournal, logo