FIFA Sekarang Mengizinkan Bendera LGBT selama Piala Dunia 

Sports
29.11.22

FIFA Sekarang Mengizinkan Bendera LGBT selama Piala Dunia 

FIFA telah meyakinkan federasi nasional bahwa para penggemar yang menampilkan warna pelangi terkait dukungan untuk komunitas LGBTQ+ sudah diperbolehkan di World Cup 2022 Qatar.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Shania Indah Adiyobikenia
Foto: The Independent

Tidak lama setelah banyaknya pemberitaan mengenai kontroversi kehadiran simbol bendera pelangi yang identik dengan LGTBQ+ di Piala Dunia Qatar, Federasi Piala Dunia telah diberitahu oleh FIFA bahwa bendera tersebut tidak akan dilarang di stadion untuk pertandingan putaran berikutnya. Untuk mendukung perubahan ini, pun Qatar telah memberikan jaminan kepada badan pengatur tentang masalah tersebut. Hal itu terjadi setelah rentetan insiden yang berujung pada kapten tim dari tujuh federasi UEFA tidak mengenakan ban lengan kapten “OneLove”. 

Warna-warna bernuansa pelangi yang menjadi identik terhadap simbol LGTBQ+ ini telah menjadi kontroversi menegangkan dalam turnamen, dikarenakan oleh begitu banyaknya pemain, pejabat, dan penggemar yang ingin menunjukkan solidaritasnya terhadap komunitas LGBTQ+ atas hukum dan budaya Qatar seputar homoseksualitas. 

Beberapa pihak kemananan Qatar telah menyita pakaian, atribut, serta bendera dari para pendukung dan media. Hal ini disambut oleh kritik secara global, bahkan hingga beberapa negara-negara dalam UEFA mengancam untuk meninggalkan FIFA. Oleh karena itu, Qatar mulai melunakan kebijakan larangan World Cup-nya, dengan menyatakan bahwa “Qatar menerima semua orang terlepas dari ras, agama, gender, orientasi seksual dan nasionalitas. Di lain sisi, pengunjung juga harus menghormati budaya dan kebiasaan bangsa Qatar.”

Para pejabat secara alami melihatnya sebagai perkembangan yang disambut baik. Akan tetapi, hal tersebut berpotensi memperdalam salah satu dari banyak titik nyala Piala Dunia jika ada lagi penyitaan semacam itu.whiteboardjournal, logo