Tentang Oscar 2020: Kurangnya Keberagaman dan Kembali Hadir Tanpa Host

Film
14.01.20

Tentang Oscar 2020: Kurangnya Keberagaman dan Kembali Hadir Tanpa Host

Nominasi Oscar masih mengabaikan keberagaman. Dan, secara mengejutkan, Oscar kembali memilih untuk tidak memiliki pembawa acara.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Yohana Belinda
Foto: Oscar

Oscar tahun 2020 cukup mengejutkan, mulai dari pengumuman tanpa host hingga kritik soal kurangnya keberagaman. Tahun ini, nominasi Oscar tetap didominasi oleh laki-laki dan kurang memiliki ragam aktor dengan keturunan minoritas. Performa apik milik Jennifer Lopez melalui “Hustlers”, Lupita Nyong’o melalui “Us” dan Awkwafina melalui “The Farewell” tidak menerima nominasi satu pun.  

Oscar juga menerima kritik akibat tidak ada sutradara perempuan yang masuk dalam nominasi Best Director. Greta Gerwig “Little Women”, Lulu Wang untuk film “The Farewell”, Marielle Heller untuk film “A Beautiful Day in the Neighborhood”, Lorene Scafaria untuk film “Hustlers” dan Alma Har’el untuk film “Honey Boy” adalah sutradara-sutradara perempuan yang gagal menerima nominasi Oscar meski kemampuan penyutradaraan mereka menuai pujian dari para kritikus film. Tahun 2018 lalu, Greta Gerwig masuk Best Director untuk film “Lady Bird”. Berkat nominasi ini, Greta menjadi satu dari lima sutradara perempuan yang berhasil masuk nominasi Best Director. Sebelumnya ada Lina Wertmüller melalui “Seven Beauties” pada 1976, Jane Campion untuk “The Piano” pada 1993, Sofia Coppola untuk “Lost in Translation” di 2003 dan Kathryn Bigelow melalui “The Hurt Locker” pada 2010. Kathryn mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang memenangkan Best Director pada Oscar 2010. 

Tahun ini, “Joker” mendapatkan nominasi Oscar terbanyak dengan sebelas nominasi. Film yang disutradarai oleh Todd Phillips ini berhasil meraih nominasi Best Picture, Best Adapted Screenplay, Best Director untuk Todd Phillips, Best Actor untuk Joaquin Phoenix yang berperan sebagai Joker dan masih banyak lagi. Selain itu, sutradara Korea Selatan, Bong Joon Ho, mencetak sejarah melalui film “Parasite”. Bong Joon Ho menerima nominasi Best Director dan “Parasite” menjadi film Korea Selatan pertama yang menerima nominasi Best Picture. Film “Once Upon A Time… In Hollywood”, “The Irishman” dan “1917” masing-masing mendapatkan sepuluh nominasi. Tiga film dengan nominasi Oscar terbanyak sepanjang sejarah adalah “Titanic (1997)” dengan 14 nominasi dan 11 kemenangan. Kemudian, “All About Eve” (1950)  dan “La La Land” (2016) masing-masing dengan 14 nominasi dan 6 kemenangan. 

Selain itu, tahun ini adalah tahun kedua Oscar tampil tanpa adanya pemandu acara. Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu, Kevin Hart yang ditunjuk sebagai host Oscar mengundurkan diri akibat tweet homophobic yang mencuat. Namun, penonton Oscar 2019 meningkat sebanyak 11,5 persen dengan total 29,6 juta penonton. Hal ini membuat Karey Burke selaku Presiden ABC Entertainment semakin yakin Oscar tetap berjalan lancar tanpa host. Sebelumnya, penonton terendah Oscar adalah 26,5 juta orang. Tahun ini, Oscar akan diselenggarakan di Dolby Theatre, Los Angeles pada 9 Februari 2020. Informasi lebih lanjut, terdapat dalam halaman resmi Oscar.

 whiteboardjournal, logo