TikTok Kembali Menuai Kritik Mengenai Tagar Gerakan #BlackLivesMatter

Media
01.06.20

TikTok Kembali Menuai Kritik Mengenai Tagar Gerakan #BlackLivesMatter

Setelah beredarnya isu mengenai pemblokiran tagar tersebut, TikTok menyatakan bahwa hal tersebut hanyalah sebuah kesalahan teknis.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Annisa Nadia Harsa
Foto: TikTok

Setelah menjadi sorotan mengenai isu sensor pada Maret silam, TikTok kini telah menarik perhatian dan menuai kritik mengenai isu yang serupa. Kali ini, kritik tersebut datang mengenai pemblokiran sederet konten yang membahas ataupun dokumentasi yang meliputi berbagai aksi demonstrasi gerakan #BlackLivesMatter. Konten-konten yang menggunakan tagar gerakan tersebut pun terlihat memiliki 0 views atau jumlah tayang, meskipun kuantitas video yang menyinggung topik tersebut datang dalam jumlah yang cukup besar dalam aplikasi tersebut.

Mengenai hal tersebut, TikTok menyatakan bahwa pemblokiran konten-konten yang terkait dengan isu #BlackLivesMatter merupakan sebuah bug atau gangguan teknis. Menurut laporan yang dilansir oleh Refinery29, isu tersebut akan diperbaiki secara langsung oleh pihak TikTok. Selain itu, pihak TikTok juga telah menjelaskan bahwa isu tersebut hanya terdapat pada tahap pre-upload, sehingga tak akan mencegah penyebaran konten yang mengangkat gerakan #BlackLivesMatter, maupun itu sebuah konten pembahasan ataupun dokumentasi aksi demonstrasi yang telah menyebar secara luas di berbagai kota di Amerika Serikat.

Tahun ini, gerakan #BlackLivesMatter pun telah memicu banyaknya demonstrasi massal dan merupakan tanggapan terhadap kasus pembunuhan George Floyd di tangan seorang polisi di Minneapolis pada 25 Mei silam. Tuntutan akan keadilan dan dihentikannya diskriminasi berdasarkan ras dan etnis di Amerika terhadap penduduk berkulit hitam pun sangat bergantung sangat besar terhadap penggunaan media sosial. Tak hanya TikTok, platform media sosial seperti Twitter dan Instagram pun telah berperan sangat besar dalam meningkatkan kepekaan serta menyatukan banyak individu untuk mendukung gerakan ini.

Sebelumnya, sebagai tanggapan terhadap kritik mengenai isu-isu sensor konten mereka, TikTok telah membuka sebuah Transparency Center. Tak hanya isu-isu sensor, inisiatif tersebut merupakan sebuah upaya untuk sajikan transparansi mengenai rumor data mining dan praktisi TikTok dalam meregulasi konten mereka.whiteboardjournal, logo