Setelah Lima Tahun, Kinosaurus Menutup Pintunya di Aksara Kemang

Film
02.12.20

Setelah Lima Tahun, Kinosaurus Menutup Pintunya di Aksara Kemang

Sejak pertama dibuka pada tahun 2015, Kinosaurus telah menjadi tempat perkumpulan para sineas dan sinefil Jakarta dan sekitarnya.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Niskala H. Utami
Foto: Kinosaurus

Terletak di bagian belakang bangunan Aksara, terdapat sebuah ruang kecil yang bernama Kinosaurus. Jika tidak ada proyektor yang dipajang, Kinosaurus akan terlihat seperti kafe biasa. Namun pada setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, tempat ini dijadikan tempat pemutaran film. Dikenal sebagai bioskop alternatif, Kinosaurus sering sekali memutar film luar yang tidak tayang di bioskop atau film independen lokal yang tidak ditemukan di tempat lain. Bagi pecinta dan pencipta film, Kinosaurus telah menjadi hot spot untuk para sineas dan sinefil untuk berbincang tentang film dan bertukar ide. 

Namun, tempat favorit berkumpul ini diumumkan telah menutupkan diri sejak hari pertama Desember kemarin. Seperti bisnis lain yang terpaksa tutup karena pandemi, Kinosaurus sudah lama tidak mengadakan pemutaran rutin. Sebagai tempat yang mengandalkan penghasilan dari pemutaran film, untuk tidak bisa beroperasi dengan lancar adalah tantangan terbesar bagi Kinosaurus. Walaupun sudah mencoba berbagai cara untuk bertahan, Kinosaurus tidak bisa lagi menutupi biaya operasional sehingga akhirnya memutuskan untuk tutup dan melepaskan diri dari Aksara Kemang. 

Berita ini datang dari sebuah unggahan di media sosial Kinosaurus. Dalam caption tersebut, ditulis sejarah singkat Kinosaurus yang telah berdiri selama lima tahun dan alasan mengapa sampai keputusan ini. Dengan berat hati, para pengikut Kinosaurus memenuhi kolom komentar dengan harapan dan kenang-kenangan yang mereka dapatkan dari tempat kecil ini. 

Untuk saat ini, masih belum diketahui apa rencana selanjutnya bagi bioskop alternatif ini. Tapi mereka menjanjikan bahwa Kinosaurus akan terus hidup dengan format lain. Setelah lima tahun menayang film dan mengadakan diskusi, semoga Kinosaurus akan segera kembali untuk menyajikan dan menambahkan ilmu film kepada para hadirin. whiteboardjournal, logo