Cornelius Mengundurkan Diri Sebagai Composer Olimpiade Tokyo Karena Perilaku Bullying Masa Lalu

Human Interest
22.07.21

Cornelius Mengundurkan Diri Sebagai Composer Olimpiade Tokyo Karena Perilaku Bullying Masa Lalu

Keigo Oyamada, musisi eksperimental yang dikenal sebagai Cornelius, mengeluarkan permintaan maaf untuk sikap bullying di masa lalu.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Hanindito Buwono
Foto: Atsushi Tomura/Getty Images

Keigo Oyamada, musisi eksperimental asal Jepang yang dikenal sebagai Cornelius, telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai composer untuk opening ceremony Olimpiade Tokyo menyusul kritik atas tindakan bullying-nya di masa lalu.

“Saya dengan tulus menerima pendapat dan saran yang saya terima, [saya] mengucapkan terima kasih, serta akan mengingatnya untuk tindakan dan pemikiran saya di masa depan,” tulisnya dalam sebuah pernyataan di akun media sosialnya, dilansir Associated Press.

Cornelius mengeluarkan permintaan maaf atas perilaku bullying di masa lalu setelah diumumkan bahwa ia telah mengkomposisi bagian dari soundtrack untuk opening ceremony Olimpiade Tokyo yang akan diselenggarakan pada 23 Juli nanti.

Dalam pernyataannya, Cornelius juga menulis, “Saya dengan tulus meminta maaf kepada teman-teman sekelas saya dan orang tua mereka yang telah terluka oleh kata-kata serta tindakan saya. Saya merasa sangat menyesal serta bertanggung jawab karena tidak menjadi teman yang baik di sekolah, yang seharusnya [sekolah] membuat kenangan indah, tetapi berada di dalam posisi untuk menyakiti mereka.”

Penyelenggara Olimpiade Tokyo mengatakan kepada The Guardian bahwa mereka tidak mengetahui tindakan Cornelius di masa lalu, namun mereka tetap berharap dia akan melanjutkan partisipasinya dalam opening ceremony. “Memang benar bahwa panitia penyelenggara tidak mengetahui apa yang telah dilakukan Keigo Oyamada, tetapi kami telah mendengar permintaan maafnya dan berharap dia akan terus berkontribusi pada Olimpiade Tokyo,” kata Chief Executive Olimpiade Tokyo Toshiro Muto.whiteboardjournal, logo