“Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” Masuk Ke Dalam Program Spesial Busan Film Terbaik dari Sutradara Wanita 

Film
26.08.21

“Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” Masuk Ke Dalam Program Spesial Busan Film Terbaik dari Sutradara Wanita 

Busan International Film Festival yang ke-26 akan menayangkan sepuluh film program khusus film-film Asia terbaik karya sutradara wanita.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Hanindito Buwono
Foto: Cinesurya

Film ketiga dari sutradara Mouly Surya, “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” (2017), telah masuk dalam program spesial pada gelaran Busan International Film Festival 2021 yang bertajuk “Wonder Woman Movies”.

“Wonder Woman Movies” merupakan program spesial yang menghadirkan sepuluh film-film terbaik Asia karya sutradara wanita, salah satu film tersebut adalah karya milik Mouly Surya. Film “Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak” membawakan sebuah cerita tentang perjalanan seorang janda muda bernama Marlina (Marsha Timothy), yang mencari penebusan dan pemberdayaan dari beberapa orang yang telah menyakitinya.

Menanggapi hal tersebut, Mouly Surya memberikan pernyataannya melalui director’s note yang dirilis bahwa, “Saya tidak tahu kapan saya mulai menyebut film ‘Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak’ seolah-olah—atau dia—adalah sebagai seseorang. Mungkin saat itu saya melihat seorang wanita memegang poster ‘Marlina’ di Women’s March. Atau ketika Saya menerima ratusan fan art Marlina, yang awalnya saya pikir film tersebut adalah ‘arthouse’. Atau setiap kali ada diskusi tentang hak-hak perempuan atau kejahatan seks dan orang-orang di internet akan mengangkat ‘Marlina’,” kata sang sutradara.

Mouly Surya berpendapat bahwa penggambaran Marlina dalam film tersebut ternyata dapat menginspirasi serta menyentuh hati penonton. “Saya melihatnya menginspirasi dan menyentuh hati penonton, beberapa gambar tertentu mengingatkan orang pada film tersebut.” Ditambah lagi olehnya, “Dea Panendra, aktris yang memerankan Novi, pernah berkata tentang film ini: ‘Ini adalah kejutan dari alam semesta.’ Memang benar. Film ini ajaib.”

whiteboardjournal, logo