Alasan di Balik Iklan Shiseido di YouTube yang Mengambil Pendekatan ‘Mirip Netflix’

Media
08.05.22

Alasan di Balik Iklan Shiseido di YouTube yang Mengambil Pendekatan ‘Mirip Netflix’

Selagi merayakan ulang tahunnya yang ke 150 tahun, Shiseido saat ini sedang menjalani uji coba YouTube selama 10 bulan melalui serial yang tidak berbayar.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Jesslyn Sukamto
Foto: LightRocket via Getty Images 

Serial original yang memiliki 24 episode ini menampilkan Candice Kumai, penyiar dan influencer kesehatan, saat ia merinci sejarah Shiseido dan J-beauty secara keseluruhan. Strategi media Shiseido adalah 100% digital dan ini adalah serial YouTube pertama yang tidak berbayar.

Alasan pendekatan ini adalah untuk menguji momentum video sebelum berinvestasi dalam iklan berbayar. Dalam waktu yang sama, hasil pengeluaran iklan akan berfokus pada platform iklan TrueView milik YouTube dan akan mendorong konsumen untuk mengunjungi situs official Shiseido.

Sejauh ini, Shiseido melihat usahanya membuahkan hasil. Video pertama, yang diterbitkan pada 18 Maret, telah dilihat lebih dari 2.000 kali di saluran YouTube Shiseido, tetapi mengalami 52% lebih banyak penayangan dan 578% lebih lama waktu menonton dibandingkan dengan rata-rata video organik di saluran Shiseido dalam jangka waktu yang sama. 

Video kedua, yang diterbitkan pada 4 April, telah dilihat 1.400 kali tetapi mengalami 88% lebih banyak penayangan dan 340% lebih lama waktu menonton.

Serial dengan Kumai dipecah menjadi beberapa bagian, dengan dua episode pertama berfokus pada pendekatan orang Jepang terhadap layering. Ada juga video tentang perlindungan matahari, bahan perawatan kulit, keberlanjutan dan produk isi ulang Shiseido. 

Tim Shiseido memiliki beberapa tujuan untuk serial YouTube-nya. Pertama dan terpenting, Shiseido mencoba menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda, termasuk pria. Merek tersebut juga ingin menarik lebih banyak pelanggan dan membuat mereka menonton beberapa video di salurannya. 

Upaya Shiseido yang tidak dibayar untuk mendorong penayangan berfokus pada promosi  cross video di saluran media sosial miliknya, serta milik Kumai. Video itu sendiri telah dioptimalkan oleh mesin pencari dan juga telah diformat ulang untuk YouTube Shorts. Selanjutnya, Shiseido akan menyertakan serial YouTube dalam pemasaran emailnya sendiri.

Ada potensi serial YouTube tidak berbayar ini untuk mempengaruhi keseluruhan strategi YouTube Shiseido di masa mendatang. Video sebagai format merupakan bagian sentral dari strategi digital Shiseido, terutama sebagai sarana untuk menjangkau konsumen yang lebih muda.whiteboardjournal, logo