Film Hasil Co-Production Tujuh Negara, “Autobiography” Tekankan Gambaran Kehidupan Kediktatoran yang Intens

Film
06.09.22

Film Hasil Co-Production Tujuh Negara, “Autobiography” Tekankan Gambaran Kehidupan Kediktatoran yang Intens

Dalam masyarakat otoriter, kepatuhan dianggap sebagai kualitas terhormat seorang warga negara.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Septiana Noor Malinda
Foto: KawanKawan Media

KawanKawan Media sebagai rumah produksi Indonesia yang mendedikasikan karya seni audio-visual turut menyertakan feature debutan Makbul Mubarak bertajuk “Autobiography” dalam kompetisi Festival Film Venesia 2022. “Autobiography” sekaligus menjadi satu-satunya film yang mewakili Asia Tenggara pada seksi Horizon.

Seksi Horizon atau Orizzonti section merupakan karya dengan format yang lebih terbuka dan luas dengan bahasa ekspresif yang terintegrasi dalam film.

“Autobiography” menceritakan Rakib (Kevin Ardilova) dengan kondisi keluarga yang saat itu ayahnya sedang dipenjara sedangkan saudara laki-lakinya bekerja di luar negeri. Rakib sendiri bekerja sebagai penjaga mansion di daerah rural milik pensiunan jenderal bernama Purna (Arswendy Bening Swara). 

Purna kembali ke daerah tersebut untuk turut serta dalam kampanye pemilihan wali kota. Di sisi lain, keluarga Rakib secara turun temurun sudah melayani keluarga jenderal kini menjadi asisten Purna. Konflik terjadi ketika ada indikasi aksi vandalisme saat kampanye berlangsung yang mengeskalasi rantai kejahatan.

Debut feature kritikus film Makbul Mubarak diawali dengan pembuatan beberapa shorts yang menggambarkan ‘investigasi emosional’ sebagai seseorang yang dibesarkan pada masa kediktatoran, yakni 1966 hingga 1998.

“Film ini mengajukan banyak pertanyaan tentang hubungan antara kepatuhan, kesetiaan, dan peran negara dalam membentuk moralitas warganya. Saya percaya bahwa moralitas harus dipengaruhi oleh rasa kemanusiaan seseorang. Saya bertanya-tanya apa yang terjadi ketika negara campur tangan, bahkan mencoba untuk mendapatkan kendali dalam prosesnya?”, terang Makbul.

Adapun Yulia selaku produser membantu mendorong Makbul untuk bisa  bekerja dengan kolaborator dan aktor dengan berbagai latar belakang mengingat film ini merupakan hasil ko-produksi tujuh negara, yakni Indonesia, Prancis, Singapura, Polandia, Filipina, Jerman, dan Qatar. Selain itu, Yulia ingin Makbul l mempertahankan personal touch sehingga dapat membawa kisah masa depannya ke khalayak yang lebih luas.

“Autobiography” akan tayang perdana pada saat Festival Film Venesia 2022 dan nantinya akan ditayangkan di bioskop Indonesia.whiteboardjournal, logo