‘Content Credentials’, Fitur Terbaru Photoshop Akan Memungkinkan Pengguna Mengubah Gambar Asli Menjadi NFT

Design
30.10.21

‘Content Credentials’, Fitur Terbaru Photoshop Akan Memungkinkan Pengguna Mengubah Gambar Asli Menjadi NFT

Fitur ini juga dapat membantu mengatasi pencurian seni di dunia NFT. 

by Whiteboard Journal

 

Teks: Nada Salsabila
Foto: Adobe

Adobe akan meluncurkan sistem yang dibangun ke dalam Photoshop yang dapat membantu membuktikan bahwa orang yang menjual NFT adalah orang yang membuatnya yang disebut Content Credentials. Dengan fitur tersebut, penjual NFT akan dapat menautkan ID Adobe dengan dompet kripto mereka, yang memungkinkan pasar NFT yang kompatibel untuk menunjukkan semacam sertifikat terverifikasi yang membuktikan bahwa sumber seni itu asli.

Dilansir dari wawancara Decoder dengan kepala produk Adobe Scott Belsky, perusahaan sedang bekerja untuk membangun opsi ‘Prepare as NFT’ yang akan diluncurkan dalam bentuk preview pada akhir bulan ini. Belsky juga mengatakan data atribusi yang dibuat oleh Content Credentials akan hidup di sistem IPFS (InterPlanetary File System). Sistem tersebut adalah cara terdesentralisasi untuk meng-host file di mana jaringan orang bertanggung jawab untuk menjaga data tetap aman dan tersedia, daripada satu perusahaan. Sistem ini sedikit mirip dengan cara kerja sistem torrent.

“Opsi ini akan dapat mengambil apa pun yang sedang pengguna kerjakan dan itu akan membantu dalam mengemasnya dan mempersiapkannya bersama dengan kemampuan atribusi untuk beberapa platform pencetakan dan blockchain populer di luar sana,” kata Belsky tentang bagaimana fitur tersebut akan kerja.

Ia menjelaskan bahwa alat itu akan memberi orang kemampuan untuk “secara kriptografis” menandatangani kreasi mereka, dan akan bekerja dengan pasar sumber terbuka agar informasi itu ditampilkan secara terbuka. Belsky juga mengatakan blockchain dimulai dari saat pencetakan. “Jadi tidak ada cara untuk mengetahui apakah [NFT] diklik kanan dan disimpan atau dibuat dari suatu produk atau tidak, dari bawah hingga piksel,” tambahnya.

Dilansir dari The Verge, fitur ini juga dapat membantu mengatasi pencurian seni. Pencurian seni telah menjadi masalah besar di dunia NFT. Banyak contoh orang yang membuat karya seni yang tidak mereka buat atau tidak memiliki haknya di blockchain. Dikarenakan siapa pun dapat mencetak NFT, bahkan jika mereka tidak memiliki hak cipta atas konten tersebut, dan tidak ada yang benar-benar dapat dilakukan oleh blockchain untuk menghentikannya. Lebih buruk lagi, pencetakan diabadikan di blockchain, membuat kreasi NFT tampak asli jika pengguna tidak mengetahui karya aslinya.whiteboardjournal, logo