“Fast and Furious: Hobbs&Shaw” Hadirkan Cerita Berbeda dengan Sekuel Sebelumnya

Film
06.08.19

“Fast and Furious: Hobbs&Shaw” Hadirkan Cerita Berbeda dengan Sekuel Sebelumnya

Ketika karakter secondary dibuatkan film spin off.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Ergian Pinandita
Foto: Forbes

Siapa yang tidak tahu film “Fast and Furious”? Film yang telah mencapai tujuh sekuel dari film pertama yang diproduksi tahun 2001 ini sangat identik dengan cerita aksi menggunakan mobil sport, balap liar juga geng mobil. Lalu apa jadinya jika “Fast and Furious” membuat cerita dari sudut pandang kehidupan agen rahasia?

Hadir dengan cerita berbeda, film yang disutradarai oleh David Leitch ini bercerita tentang Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham) yang merupakan dua agen rahasia handal. Mereka mendapatkan tugas oleh CIA untuk menyelamatkan dunia dengan mengembalikan virus berbahaya ke tempat aman dan harus berhadapan dengan musuh utama yakni Brixton (Idris Elba).

Sebenarnya, cerita agen rahasia dengan teknologi tinggi bukanlah hal baru karena sering menjadi pilihan para pembuat film Hollywood. Namun, yang menjadi menarik dari film ini adalah bagaimana film aksi ini menonjolkan beberapa nilai. Yang pertama, film laga garapan Leitch yang juga merupakan sutradara “Deadpool 2” ini menghadirkan nilai kekeluargaan, bagaimana kehidupan keluarga dan keseharian agen rahasia digambarkan. Contohnya adalah kala Hobbs yang memperbaiki hubungan dengan keluarga di kampung halaman dan Shaw yang memperbaiki hubungan personal dengan adik kandungnya. Yang kedua, aksi laga yang dihadirkan juga segar sehingga mampu memicu adrenaline penonton. Dan yang terakhir adalah bagaimana chemistry antara karakter sangat kuat. Hal ini terlihat dari storytelling yang menghibur lewat komedi ringan yang dihadirkan sepanjang film berdurasi 136 menit.

Walau merupakan spin off yang mengangkat karakter secondary, film ini punya kelebihan dari segi casting dan skrip, sehingga wajar jika tim produksi “Fast and Furious” berani membuat “Fast and Furious: Hobbs & Shaw” dengan segala aksi serta gimmick – termasuk post credit di akhir film yang patut untuk ditunggu. whiteboardjournal, logo