Pemerintah, Take Notes, Film “Barbie” Bantu Dongkrak Perekonomian Inggris hingga Lebih dari 80 Juta Pound

Film
23.11.23

Pemerintah, Take Notes, Film “Barbie” Bantu Dongkrak Perekonomian Inggris hingga Lebih dari 80 Juta Pound

Selain sukses besar menduduki tangga box office, film Barbie juga bantu menyejahterakan negara dan pekerja Inggris.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Ahmad Haetami
Foto: Imdb

Momen ketika para penonton film beramai-ramai ke bioskop mengenakan pakaian serba pink untuk menonton film Barbie (2023) masih hangat dalam ingatan. Ternyata, kesuksesan Barbie menarik banyak penonton itu turut mendukung perekonomian di negara tempat syuting filmnya, Inggris. 

Baru-baru ini, studio yang memproduksi film Barbie, Warner Bros. mengonfirmasi bahwa film tersebut telah sukses merekrut lebih dari 6.000 pemain figuran dan menciptakan 685 lapangan kerja serta mendukung lebih dari 754 bisnis lokal.

Film yang disutradarai oleh Greta Gerwig itu kini telah menghasilkan lebih dari £95 juta di box office Inggris dan telah melampaui $1 miliar setelah penayangan global, termasuk Indonesia. Pernyataan Warner Bros. diketahui setelah pelaporan kepada Departemen Digital, Budaya, Media dan Olahraga Pemerintah Inggris sebagai bagian dari penyelidikan atas film dan serial TV Inggris.

“Selama produksinya di Inggris, (Barbie) menyumbangkan lebih dari £80 juta dalam bentuk pembelanjaan langsung ke ekonomi lokal dan membayar lebih dari £40 juta dalam bentuk upah lokal,” ujar Warner Bros.

Film yang dibintangi oleh Margot Robbie dan Ryan Gosling ini sebagian besar pengambilan gambarnya dilakukan di studio Leavesden milik Warner Bros. di wilayah tenggara Inggris, Hertfordshire. Meskipun beberapa pemain filmnya tinggal di Amerika Serikat, mereka menghabiskan masa syuting dengan tinggal di Inggris. Ratusan anggota kru yang terlibat dalam membangun dunia Barbie yang serba pink juga rerata berbasis di Inggris. Sebut saja Perancang Produksi Sarah Greenwood dan Perancang Kostum Jacqueline Durran.

Barbie jadi salah satu film yang mendongkrak perekonomian negara maupun para pekerja Inggris. Selain Barbie, pada tahun 2015 lalu juga muncul film Star Wars: Episode VII – The Force Awakens yang memberikan kontribusi sekitar Rp3,3 triliun berkat melibatkan ratusan lebih pekerja yang tinggal di Inggris.whiteboardjournal, logo