“Thanks for the Sandwich”: 80 Juta Pengguna Mendengarkan Musik “Weird Al” Yankovic, Spotify Memberi Upah 12 Dollar

Music
01.12.23

“Thanks for the Sandwich”: 80 Juta Pengguna Mendengarkan Musik “Weird Al” Yankovic, Spotify Memberi Upah 12 Dollar

Artist message dari Weird Al Yankovic di Spotify Wrapped menyoroti kelemahan buruk Spotify dalam membayar musisi.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Ken Durasi
Foto: Spotify

Tidak dapat disangkal bahwa Spotify Wrapped menjadi salah satu tradisi akhir tahun yang paling dinantikan: Program ini meminta orang-orang untuk melihat kembali listening activity mereka selama 11 bulan terakhir, yang dapat menjadi trigger sekaligus self-assuring, dan memberi ruang kepada pengguna untuk mengungkapkan representasi selera mereka yang paling akurat (all thanks to data). Tahun ini, dengan kejutan menyenangkan yang berupa pesan pribadi dari top artist setiap viewer, menambahkan elemen kegembiraan baru bagi semua user yang ikut partisipasi. Video “Weird Al” Yankovic adalah salah satu yang patut kita bahas. Saya tidak yakin bagaimana Spotify setuju untuk menggunakan video versi ini, atau mengapa mereka setuju untuk mempermalukan diri mereka sendiri. Lihat videonya di sini:

Dia mengawali video dengan mengungkapkan rasa terima kasih kepada pendengarnya. “It’s my understanding that I had over 80 million streams on Spotify this year,” ucap Al Yankoivic, “If I’m doing the math right that means I earned 12 dollars, enough to get myself a nice sandwich at a restaurant,” ia lanjutkan. “Let me wrap my head around this. 80 juta streaming = 12 dolar?”

Kekhawatiran atas buruknya bayaran Spotify kepada artis semakin memuncak sejak pengguna mulai melihat perbandingan dengan layanan streaming populer lainnya. Sangat menakjubkan melihat usaha Spotify untuk menjaga pelanggannya agar tetap setia dan menarik pelanggan baru, dan faktanya bahwa mereka telah berhasil menyembunyikan isu yang sangat penting for as long as the internet remembers.

The decision to run Weird Al Yankovic’s artist message is interesting. Ini dipromosikan oleh Spotify sendiri. Apakah mereka nyaman dengan fakta tersebut semakin terdengar? Atau ada karyawan yang melakukan kesalahan menyebarkan versi video yang salah?whiteboardjournal, logo