Hitung Mundur Menuju Album Baru Gorillaz ‘Humanz’

03.04.17

Hitung Mundur Menuju Album Baru Gorillaz ‘Humanz’

by Muhammad Hilmi

 

foto oleh Mark Allan (Pitchfork)
teks oleh Ditya N. Subagja

Bagi para penggemar Gorillaz, beberapa minggu ke depan mungkin merupakan waktu-waktu yang baik. Setelah hampir 6 tahun sejak album terakhir Gorillaz dirilis, akhir bulan ini album Humanz akan menyusul. Lagu ‘Hallelujah Money’ yang menggaet Benjamin Clementine sudah diperdengarkan sejak akhir tahun lalu. Mungkin, untuk menjawab rasa bersalah atas janji mereka merilis album barunya di tahun 2016. Tanggal 24 lalu, 4 lagu mereka dirilis dalam video musik di YouTube termasuk secara mengejutkan, lagu ‘We Got The Power’ yang dikerjakan bersama Noel Gallagher dan Jehnny Beth. Mereka langsung mengadakan secret gig di London untuk keesokan harinya.

Album ini dianggap istimewa karena pengerjaanya memakan waktu yang panjang dan proses rekamannya dilakukan di London, Paris, New York, dan Jamaica. Albarn menjelaskan bahwa konsep lagu-lagu di album ini mengandung muatan gelap. Sebelum Donald Trump dipilih, lagu-lagu tersebut telah selesai ditulis dan pemaknaannya kini menjadi ironi yang kuat.

Sudah hampir 20 tahun yang lalu Albarn memulai proyek Gorillaz bersama Jamie Hewlett. Dalam narasi karakter fikisionalnya, ia menaruh simbol petualangan dan pertemuan; terkadang tak masuk akal dan terkesan lucu atau sesekali ironis dan dekat dengan manusia pada kesehariannya. Ada anekdot saat Murdoc ditanya tentang apa jenis musik yang Gorillaz usung dan ia menjawab ‘World’.

Untuk album paling barunya ini, sudah banyak daftar nama yang Albarn bilang menjadi bagian karya terbaru Gorillaz. Saat Albarn dan Noel berbagi panggung pada konser secret gig mereka untuk membawakan lagu ‘We Got The Power’, kenangan akan istilah Blur vs Oasis yang menjadi ikon sintesis musik Britpop 90-an itu seakan luntur. Begitulah kurang lebih citra Humanz, masih disajikan dengan proses kolaborasi yang eksploratif.

whiteboardjournal, logo

Tags