Goethe-Institut Indonesien Tawarkan Acara Kultural Secara Online

Art
08.04.20

Goethe-Institut Indonesien Tawarkan Acara Kultural Secara Online

Harus menutup pintu mereka pada bulan Maret kemarin karena COVID-19, institusi ini akan menggelar sederet acara-acara budaya melalui kanal media sosial mereka.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Annisa Nadia Harsa
Foto: Goethe-Institut

Social distancing dan kesendirian selama self-quarantine kerap memicu kejenuhan dan kepenatan akan keseharian yang monoton. Atas hal tersebut, tidak sedikit pekerja industri kreatif, label, maupun institusi berskala internasional menawarkan program-program menarik secara digital guna membangkitkan kembali rasa semangat di masa-masa ini. Salah satunya adalah Goethe-Institut Indonesien yang akan menggelar acara-acara budaya melalui kanal-kanal media sosial mereka.

Selain membangkit rasa semangat, pagelaran acara kultural secara online ini juga merupakan upaya dari Goethe-Institut Indonesien untuk mengadakan saluran interaksi budaya walaupun dalam kondisi social distancing. Program yang ditawarkan oleh institusi inipun beragam, dari artikel-artikel kebudayaan kurator dan seniman yang akan diterbit melalui situs mereka, sesi #MusicTalk yang merupakan adaptasi digital dari acara “Alur Bunyi”, talkshow “BINGKIS” atau “Bincang Kamis” dengan berbagai seniman, hingga “Digital Discourses” yang menawarkan konferensi mengenai dampak transformasi digital.

Melalui live streaming “Digital Discourses” di kanal YouTube mereka, masyarakat akan ditemani oleh kehadiran sejumlah pakar dari Asia Tenggara dan Jerman yang membahas privacy dan akses yang mudah akibat transformasi digital. Melalui “BINGKIS”, Goethe-Institut Indonesien menawarkan sudut pandang seniman dan bagaimana mereka menyikapi pandemi ini, seperti yang akan dibawa oleh Cholil Mahmud dan Irma Hidayana dari Kios Ojo Keos. Tak kalah interaktif, #MusicTalk juga akan mengundang Dalilektra yang akan membawa pertunjukan serta diskusi dan pertukaran ide lainnya.

Bagi yang berminat, simak akun Instagram dari Goethe-Institut Indonesien atau kunjungi situs resmi mereka untuk informasi lebih lanjut.whiteboardjournal, logo