Ingin Buat Amerika Hebat Lagi, Trump Kembali Mencalonkan Diri sebagai Presiden pada Tahun 2024

Human Interest
17.11.22

Ingin Buat Amerika Hebat Lagi, Trump Kembali Mencalonkan Diri sebagai Presiden pada Tahun 2024

Mantan Presiden AS Donald Trump telah meluncurkan pencalonan dirinya sebagai Capres AS 2024, dengan menyatakan: “Kembalinya Amerika dimulai sekarang.”

by Whiteboard Journal

 

Teks: Shania Indah Adiyobikenia
Foto: BBC

Donald J. Trump, yang kepresidenannya secara historis memecah belah mengguncang pilar institusi demokrasi negara Amerika Serikat, pada Selasa malam tanggal 15 November menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri lagi di Gedung Putih pada tahun 2024. Tergesa-gesanya Trump untuk menjadi kandidat lagi membawa risiko politik dan beban keuangan, dan beberapa penasihat telah mendorongnya untuk menunda. Tetapi, Trump mengatakan kepada beberapa penasihat bahwa dia khawatir penundaan akan menandakan kelemahan.

Donald Trump hampir tidak memiliki tim kampanye. Tidak ada manajer kampanye atau direktur komunikasi yang dipilih, dan kebanyakan pengaturannya pada hari Selasa kemarin dibuat oleh Jason Miller, seorang penasihat lama yang sekarang menjadi kepala eksekutif Gettr, sebuah perusahaan media sosial.

Dalam pidatonya yang bertele-tele selama satu jam, Trump memberikan gambaran yang berlebihan tentang pencapaiannya sebelum mengumumkan pencalonannya. Dia dengan cepat kembali ke aksi relinya yang khas, penuh dengan pernyataan palsu, diskusi yang menghasut tentang imigrasi dan kejahatan, dan mengangguk pada masalah perang budaya sayap kanan.

“Kami akan membuat Amerika kaya lagi,” ujarnya mengakhiri. “Kami akan membuat Amerika kuat kembali. Kami akan membuat Amerika bangga lagi. Kami akan membuat Amerika kembali aman. Kami akan membuat Amerika kembali berjaya. Dan kita akan membuat Amerika hebat lagi.”

Hampir 11.000 mil (17.700 km) di KTT G20 di Bali, Indonesia, Presiden AS yang sekarang, Joe Biden ditanya apakah dia punya komentar terhadap pengumuman Trump. Joe Biden, yang sedang mengikuti tur mangrove hanya sekilas berbagi tatap-tatapan dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron.

“Tidak, tidak juga,” respon presiden itu.whiteboardjournal, logo