Heineken Ajak Nikmati Dimensi Baru Eksperimen Musik EDM

22.09.15

Heineken Ajak Nikmati Dimensi Baru Eksperimen Musik EDM

The Orb, Inovasi terbaru dari Heineken.

by Ken Jenie

 

Dengan semakin semaraknya scene Electronic Dance Music (EDM) di Indonesia, berbagai acara dengan tema ini mengundang antusiasme dari berbagai kalangan. Sebagai sebuah brand inovatif, Heineken ikut memeriahkan scene party dengan menerapkan teknologi menarik pada acara dance music. Salah satunya adalah dengan diluncurkannya acara Heineken Green Room Original Sound Experiment “CAN YOU SEE MUSIC?”. Sebagai bagian dari rangkaian event global dengan titel serupa, rangkaian acara Heineken Green Room diawali di Hongkong pada bulan Agustus, acara ini akan terus berlangsung di Kamboja, China, Hongkong, Jepang, Mongolia, Myanmar, dan Indonesia.

Yang menarik, dalam rangka acara Heineken Green Room ini, diluncurkan pula app bernama “Heineken Green Room” yang bisa diunduh secara gratis lewat App store ataupun Play Store. Melalui app ini, Heineken mengajak partygoers untuk menikmati musik EDM dalam sensasi yang lebih dari biasanya. Jika biasanya acara party hanya merangsang indra pendengaran saja, Heineken Green Room membawa keseruan scene EDM ke level baru yang belum pernah ada sebelumnya.

heinekengr02

Aspek visual yang biasanya tidak menjadi poin utama pada acara musik dance, diolah dengan maksimal oleh tim Heineken menjadi elemen kunci yang akan membawa event musik EDM menjadi pengalaman audio visual yang canggih dan tak terlupakan.

Genre EDM yang semakin populer di Indonesia akan semakin menarik lewat inovasi teranyar Heineken. Diberi nama The Orb, inovasi ini mengajak party goers untuk semakin maksimal dalam mengaktualisasikan diri melalui bola raksasa yang berada di tengah venue party. Setiap posting foto yang diunggah melalui app Heineken Green Room bisa ditampilkan pada bola raksasa tadi.

Menariknya, The Orb juga dilengkapi fitur yang akan mendeteksi antusiasme para party goers. Semakin tinggi antusiasme, visual pada The Orb akan semakin semarak. Membuat party tak lagi hanya melulu sensasi bagi telinga, namun juga memberikan pengalaman visual yang berbeda bagi mata. Berikut beberapa fitur menariknya.

Camera
Dalam Heineken Green Room disertakan sebuah fungsi kamera yang dapat digunakan sebagai avatar generator dengan fitur manipulasi wajah yang sesuai dengan kesan futuristik dari musik dance. Di dalamnya, ada opsi untuk memberi sensasi 3D, digital mesh, hingga robot mask yang akan membuat pengguna bisa berkreasi untuk membuat avatar yang sesuai dengan image musik EDM. Ada juga fitur Send Selfie to Orb.

heinekengr03

Event Listing
Salah satu fitur paling utama dalam Heineken Green Room adalah event listing, yang akan mendaftar jadwal sekaligus info lengkap acara Heineken Green Room yang terjadi di sekitar pengguna app. Selain penjelasan mengenai detail acara, pengisi acara, tiket, reservasi spot, hingga fitur event listing ini juga dilengkapi dengan jadwal yang akan mengingatkan mengenai jadwal acara yang ingin dihadiri.

Party Mode
Party mode adalah salah satu inovasi paling menarik dalam app Heineken Green Room. Fitur ini merekam keseruan aktivitas pengguna dalam venue party Heineken Green Room. Termasuk untuk mendata gerakan pengguna pada lantai dansa. Nantinya, rekaman aktivitas tersebut akan ditampilkan pada puncak acara Heineken Green Room.

Data Selfie
Fitur ini akan mengirim image hasil selfie dari event Heineken Green Room yang akan dikirimkan ke device pengguna setelah acara. Selain menikmati sensasi dance party, eksistensi juga akan terbangun melalui fitur ‘data selfie’.

heinekengr04

Kini, musik dapat benar-benar dirasakan seluruh panca indra. Ingin merasakan langsung sensasi bermusik? Datang dan nikmati Heineken Green Room “CAN YOU SEE MUSIC?”, event pertama eksperimen musik di Indonesia. Sebuah pengalaman musik dance dan visual yang belum pernah ada sebelumnya.

Event seru ini digelar pertama kali pada 14 Agustus di Jakarta. Kemudian dilanjutkan dengan tur di tujuh kota di Tanah Air, yaitu Bandung, Medan, Surabaya, Samarinda, Bali, dan Bogor. Puncak acara digelar 10 Oktober 2015 di Colloseum, Jakarta. Tunggu apa lagi? Rasakan sensasi melihat musik!whiteboardjournal, logo