Kelompok Ilmuwan Oregon Menemukan Senyawa Daun Kanabis Yang Dapat Memerangi Varian COVID-19

Human Interest
17.01.22

Kelompok Ilmuwan Oregon Menemukan Senyawa Daun Kanabis Yang Dapat Memerangi Varian COVID-19

Asam cannabigerol (CBGA) dan asam cannabidiolic (CBDA) pada daun kanabis mampu mencegah infeksi melalui pengikatan spike protein virus SARS-Cov-2.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Titania Celestine
Photo: Ryan Lange via Unsplash 

Setelah rangkaian berita mengenai COVID-19 yang dianggap cukup suram, tampaknya sebuah studi baru yang dipublikasikan oleh Journal of Natural Products menawarkan sedikit ray of sunshine. Yakni, ditemukan bahan kimia di dalam kandungan tanaman ganja yang dapat membantu melindungi sel manusia dari infeksi virus COVID-19. 

Penelitian dari para ilmuwan di Oregon State University menemukan bahwa dua asam berupa asam cannabigerol (CBGA) dan asam cannabidiolic (CBDA) mampu mencegah infeksi melalui pengikatan spike protein virus SARS-Cov-2.

Sayangnya, bagi para penggemar ganja, temuan ini tidak berarti merokok ganja akan mencegah COVID. Sebagai gantinya, kalian harus menelan senyawa rami secara oral– yakni dari bentuk pil atau cairan. 

Penelitian juga membuktikan bahwa asam ini dapat digunakan untuk mencegah terjangkit varian virus COVID-19 berbeda. “Penelitian kami menunjukkan senyawa rami sama efektifnya terhadap varian SARS-CoV-2 termasuk varian B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris, dan varian B.1.351, yang terdeteksi di Afrika Selatan,” ungkap Dr. Richard van Breemen. whiteboardjournal, logo