Kembalinya Emo dan Lahirnya The RAWR-ing 20s

Human Interest
29.01.22

Kembalinya Emo dan Lahirnya The RAWR-ing 20s

Emo bergabung dengan Y2K sebagai tren lama terbaru yang kembali populer di bawah nostalgia.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Nancy Rumagit
Foto: My Chemical Romance

Fredric Jameson berkata bahwa nostalgia adalah, “an alarming and pathological symptom of a society that has become incapable of dealing with time and history.”

Dengan munculnya pandemi, iklim politik global yang semakin mengkhawatirkan, dan fakta bahwa para kalangan muda merupakan para penonton di dunia yang tengah melalui transisi drastis dan besar-besaran, tidaklah mengejutkan bahwa kini tren-tren lama telah menemukan jalan kembali ke masa kini, dimulai dari low rise jeans dan crop tops yang menandakan kembalinya fashion Y2K, kini emo merupakan tren lama terbaru yang telah kembali populer dan menemukan dirinya di bawah payung kategori ‘keren’ bersama dengan anime dan kalung Tamagotchi. Dazed menamakan tren ini sebagai, ‘The RAWR-ing 20s.

Kembalinya tren ini pun diakselerasi oleh When We Were Young Festival yang telah diumumkan akan hadir di Las Vegas pada tanggal 22 Oktober 2022. Beberapa lineup untuk festival tersebut termasuk My Chemical Romance, Bring Me The Horizon, dan Avril Lavigne, figur-figur yang sangat mendominasi estetik emo pada kelahirannya. Festival ini telah mendapatkan begitu banyak perhatian dari para penggemar musisi-musisi ini, hingga beberapa hari yang lalu, mereka pun mengumumkan penambahan hari ketiga untuk festival ini akibat very popular demand.

Foto: When We Were Young Festival

Figur-figur seperti Machine Gun Kelly dan Megan Fox pun tampaknya merupakan salah satu alasan mengapa emo kembali populer dan kini lebih diterima oleh masyarakat. Pasangan ini mengumumkan tunangan mereka pada awal 2022, dan dalam unggahannya ke Instagram, Megan Fox mengatakan bahwa setelah merayakan kabar baik ini, “we drank each other’s blood.”

Foto: @rgay di Twitter

Pada dasarnya, emo adalah satu dari berbagai bentuk ekspresi identitas yang dapat digunakan oleh siapapun. Instruksi untuk mencapai estetik ini pun masih sama seperti masa jayanya, sesederhana warna-warna gelap dan eyeliner tebal. Sama seperti tren nostalgia yang tengah populer saat ini, emo pun merupakan salah satu pengingat terhadap era yang lebih sederhana.whiteboardjournal, logo