TikTok Ditemukan Memiliki Dampak Negatif pada Pengguna Remaja dalam Aspek Mental dan Fisik

Media
06.03.22

TikTok Ditemukan Memiliki Dampak Negatif pada Pengguna Remaja dalam Aspek Mental dan Fisik

Representatif TikTok menyatakan mereka sangat menghargai penelitian yang memperhatikan keselamatan dan kesehatan kelompok pengguna TikTok yang masih di bawah umur.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Titania Celestine
Photo: Olivier Bergeron via Unsplash

Sebuah koalisi jaksa agung negara bagian California, Florida, dan Kentucky sedang menyelidiki media sosial TikTok untuk mencari potensial efek pada kesehatan mental dan fisik anak muda yang merupakan pengguna aplikasi tersebut.

Dengan melihat cara aplikasi tersebut di desain, dioperasikan, dan dipasarkan, kelompok jaksa agung dari berbagai negara bagian Amerika Serikat menganalisa efek negatif aplikasi TikTok pada anak remaja dan dewasa muda. 

Sistem algoritma TikTok menentukan konten yang dilihat dan disajikan kepada setiap pengguna, dan telah terbukti sangat efektif dalam membuat masing-masing individu tetap menggunakan dan berinteraksi dengan aplikasi tersebut. 

Ben Rathe, sebagai representatif TikTok menyatakan bahwa mereka sangat menghargai penelitian dari kelompok jaksa agung dalam memperhatikan keselamatan dan kesehatan kelompok pengguna TikTok yang masih muda dan di bawah umur. 

Investigasi tersebut sebetulnya dapat menganalisa lebih luas, tidak terbatas pada aplikasi TikTok, namun juga meneliti aplikasi media sosial lainnya seperti Meta dan Snapchat yang menjadikan format konten video pendek untuk mengumpulkan usage hours dan interaksi dari setiap pengguna. 

Karyawan Meta sendiri melaporkan perkiraan waktu kalangan remaja dalam mengeksplorasi konten media sosial, dengan angka waktu yang dihabiskan pada aplikasi TikTok senilai dua kali lipat dibanding waktu yang dihabiskan pengguna pada aplikasi Instagram, dengan kumpulan pengguna Android di AS yang mendedikasikan waktu lebih banyak menonton video TikTok dibanding video YouTube. whiteboardjournal, logo