Selain Musik, Kini Para Musisi dapat Menampilkan NFT Mereka di Spotify

Art
19.05.22

Selain Musik, Kini Para Musisi dapat Menampilkan NFT Mereka di Spotify

Spotify kini mengizinkan artis-artis terpilih seperti Steve Aoki untuk mempromosikan NFT mereka sebagai bagian dari pengujian baru.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Jesslyn Sukamto
Foto: Paul Sumpter via The Futz Butler

Para musisi sekarang bakal bisa mempromosikan NFT mereka dengan pengujian baru yang sedang dijalankan Spotify melalui halaman profil setiap artisnya. Para pengguna yang termasuk dalam kelompok tester dapat melihat preview sejumlah NFT melalui halaman profil musisi tertentu. Pengguna kemudian dapat mempelajari lebih lanjut tentang NFT tertentu dan memilih untuk membelinya melalui pasar eksternal (OpenSea). Tes ini tidak dipungut biaya apapun.


“Kami secara rutin melakukan sejumlah tes dalam upaya meningkatkan pengalaman artis dan penggemar. Beberapa dari tes tersebut akhirnya membuka jalan bagi pengalaman yang lebih luas dan yang lainnya hanya berfungsi sebagai pembelajaran yang penting,” ujar juru bicara Spotify. 

NFT dalam industri musik bukanlah hal yang langka. Dari hadirnya band NFT Kingship yang dikelola oleh Universal Music Group, NFT dalam bentuk festival musik, sampai video musik dibuat jadi NFT, masa depan industri musik dalam bentuk NFT sangat berpotensi menjadi kesempatan emas, khususnya terhadap musisi independen. 

Dengan fitur ini, Spotify dapat memberi sebuah kesempatan untuk “sekelompok artis-artis yang sangat kecil.” Spotify juga mengatakan tes tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memungkinkan para musisi memperdalam hubungan mereka dengan para penggemar baik di dalam maupun di luar platformnya. 

Walaupun begitu, Spotify bukanlah platform sosial pertama yang memberi jalan kepada NFT, TikTok sendiri sudah rilis koleksi NFT pertama mereka, Twitter sempat terbitkan tujuh desain NFT secara gratis, dan akhir-akhir ini dikabarkan Instagram juga bakal mencoba mencoba NFT dengan content creator tertentu di Amerika Serikat. 

Pengujian saat ini hanya tersedia untuk pengguna Android tertentu di seluruh Amerika Serikat.whiteboardjournal, logo