Hiatus Kaiyote Berkolaborasi dengan Arranger Legendaris Brazil di Single Terbarunya

Music
21.03.21

Hiatus Kaiyote Berkolaborasi dengan Arranger Legendaris Brazil di Single Terbarunya

Album terbarunya akan dirilis 25 Juni mendatang dan melibatkan arranger legendaris Brasil; Arthur Verocai.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Daniet Dhaulagiri
Foto: Tré Koch

Setelah perilisan “Choose Your Weapon” pada tahun 2015, nama Hiatus Kaiyote perlahan mendapatkan perhatian publik, mereka mengantongi dua nominasi Grammy dan sambutan hangat dari nama-nama seperti Prince, Erykah Badu, Animal Collective, dan Questlove. Kualitas musikalitasnya yang mengusung neo-soul ini akhirnya membuatnya di-sample oleh beberapa musisi seperti The Carters (Beyoncé dan Jay-Z), Kendrick Lamar, Anderson .Paak, Chance The Rapper, dan Drake.

Hiatus Kaiyote merupakan band asal Melbourne, Australia. Mereka adalah Naomi “Nai Palm” Saalfield (gitar & vokal), Paul Bender (bas), Simon Mavin (kibor), dan Perrin Moss (drum). Mereka baru saja mengumumkan mengenai perilisan album mendatangnya “Mood Valiant” yang akan dirilis 25 Juni 2021 mendatang di bawah naungan Brainfeeder Records / Ninja Tune. Pengumuman itu dibarengi dengan perilisan single utamanya yang bertajuk “Get Sun” feat. Arthur Verocai. Album tersebut digadang-gadang kaya akan groove; terdengar indah, memukau, dan istimewa. Namun yang paling mencuri perhatian yakni bagaimana mereka mengemas musiknya yang kompleks menjadi terdengar sederhana di telinga.

“Mood Valiant” sebetulnya sudah mulai diproduksi sejak tahun 2018, instrumentalnya sudah selesai mereka garap dan tinggal menunggu Nai mengisi vokal. Namun hal tersebut perlu ditunda karena Nai didiagnosa kanker payudara dan kematian ibunya karena kondisi yang sama menimpa dirinya masih sangat melekat untuk Nai. Lalu ia kembali ke Australia dan melakukan proses operasi yang akhirnya bisa menyelamatkan nyawanya. 

Hal tersebut yang akhirnya memberi perspektif yang berbeda ketika Nai melanjutkan proses rekamannya kembali, lirik-lirik yang sudah ditulis sebelum diagnosanya terdengar seperti pertanda atau prakiraan.

“Saat kamu tahu hidupmu akan segera diambil darimu, hal tersebut membuatmu berpikir tentang siapa sebenarnya dirimu,” ujar Nai. “Aku rasa setelah kondisi kanker payudaraku, aku memutuskan untuk membuktikan kepada hidup ini bahwa apa yang aku bawa adalah kejujuran. Keinginanku hanyalah untuk hidup dan membagikan pengalamanku terhadap waktu dan keindahan.” Ucap Nai.

Hiatus Kaiyote juga sempat terbang ke Rio de Janeiro di akhir 2019 untuk menemui arranger legendaris Brasil, Arthur Verocai, dan mengajaknya untuk berkolaborasi. Hal tersebut merupakan pengalaman yang luar biasa bagi mereka, pasalnya banyak kejadian yang tak terduga, misalnya ketika Verocai memberi sentuhan musikalitasnya untuk lagu “Get Sun”. “Pada saat itu kami telah merekam lagu ‘Get Sun’, dan lagu tersebut sudah terdengar bagus,” ujar Bender. “Kami tidak tahu apa yang telah ia tulis untuk lagu tersebut. Saat Verocai memainkan bagian horn dan string, kami semua terkesima. Air mata turun dari mata kami semua.”

Bender juga memberikan pendapatnya mengenai album Hiatus Kaiyote yang akan datang, “Judul album tersebut benar-benar merangkum semua spektrum di perjalanan kami. Semuanya telah melalui banyak tantangan besar. Aku merasa kita benar-benar berjuang untuk menyelesaikan album ini. Ada rasa keberanian, rasa kemenangan, seakan-akan kami keluar dari sebuah badai. Matahari bersinar dan kami sampai di daratan. Kami melalui itu! Aku bangga dengan hasilnya serta kedalaman emosional dari album ini. Dan aku harap album ini dapat membawa sebuah kenyamanan untuk semua orang pada masa-masa sulit seperti sekarang.”

Seraya menunggu album “Mood Valiant” akan dirilis pada Juni mendatang, kalian bisa menikmati terlebih dahulu trek “Get Sun” di bawah ini:whiteboardjournal, logo