Tjap Bagong dan Upayanya Mempopulerkan Budaya Rokok Linting di Kalangan Anak Muda Jakarta

Human Interest
29.01.22

Tjap Bagong dan Upayanya Mempopulerkan Budaya Rokok Linting di Kalangan Anak Muda Jakarta

Mendefinisikan ulang budaya yang kerap diasosiasikan dengan konotasi ‘ndeso’ dan ‘kuno’ agar memiliki tempat baru dalam budaya anak muda Jakarta.

by Whiteboard Journal

 

Teks: Nada Salsabila
Foto: Tjap Bagong

Brand asal Jakarta yang menjual berbagai macam variasi tembakau dan aksesoris-aksesoris penunjangnya, Tjap Bagong, baru saja membuka toko fisik pertamanya. Toko tersebut berada di daerah Kemang Utara, dan telah dibangun sejak bulan Agustus 2021.

Tjap Bagong telah berdiri sejak tahun 2021, dan berkomitmen untuk mempopulerkan penggunaan rokok linting di kalangan masyarakat muda. Mereka menyediakan produk-produk terkurasi dan berkualitas tinggi untuk dikonsumsi sehari-hari. Saat ini Tjap Bagong memiliki empat produk, yaitu Tembakau Nusantara, Tembakau Rasa-rasa, Tembakau Pabrikan, dan aksesoris penunjang.

Mereka menyoroti penjualan tembakau dan budaya rokok lintingan karena mereka mengakui keberadaan dua hal tersebut sebagai budaya Indonesia yang berpotensi tinggi apabila diulik dengan benar. Proses pelestarian tersebut juga dibarengi dengan beberapa inovasi yang menyesuaikan kebutuhan generasi zaman sekarang. Harapannya, budaya yang kerap diasosiasikan dengan konotasi ‘ndeso’ dan ‘kuno’ tersebut dapat didefinisikan ulang agar memiliki tempat baru dalam budaya anak muda Jakarta.

Sebelum membuka toko fisik, Tjap Bagong juga telah mengoperasikan usahanya secara daring. Kini dengan adanya toko luring, Tjap Bagong ingin menjadikan wadah untuk mengedukasi dan memantik komunikasi antar perokok lintingan. Baik pemula atau yang sudah berpengalaman, maupun bagi yang sedang mencari teman seperlintingan, semua dapat difasilitasi di toko Tjap Bagong.whiteboardjournal, logo